Simulasi Bencana Desa Jangkaran . . . .

Warga antusias memerankan peran masing-masing

Selasa, 7 Juli 2015 —  Sebanyak 25 warga perwakilan dari Forum Pengurangan Resiko Bencana dan masyarakat Desa Jangkaran melaksanakan Simulasi Bencana di Pantai Congot, Kec. Temon, Kabupaten Kulon Progo. Simulasi bencana ini merupakan salah satu rangkain program projek kerjasama Yayasan Kanopi Indonesia dengan RARE Indonesia “Mengembangkan dan Mengimplementasikan Manajemen Ekosistem Berkelanjutan Melalui Mitigasi dan Kesiapsiagaan”. Tujuan utama simulasi bencana ini adalah untuk melatih masyarakat agar mampu mengurangi jatuhnya korban bencana secara mandiri sebelum bantuan datang.

Warga antusias memerankan peran masing-masing

Ada yang berbeda dengan simulasi bencana kemarin, simulasi dikemas dengan format game simulasi bencana. Dalam game ini beberapa peserta berperan sebagai kelompok rentan antara lain ibu hamil, anak-anak, lanjut usia, kelompok disabilitas seperti tuna netra, tuna rungu, dan tuna wicara. Peserta diharuskan melewati lintasan tanpa menyentuh tali pembatas, selain itu ada berbagai macam rintangan yang telah disiapkan, tugas mereka melewati rintangan dengan alat bantu yang sudah disiapkan baik sebelum masuk lintasan maupun alat yang sengaja disebar di lintasan. Diakhir game peserta di evaluasi mengenai apa yang telah mereka lakukan dan apa yang seharusnya dilakukan saat kejadian sebenarnya.