BELAJAR MEMPERBANYAK BIBIT TANAMAN ASLI DI TAMAN KEHATI GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA

IMG_20170218_143111

Kawasan Taman Keanekaragaman Hayati (KEHATI) Bajo Desa Purwodadi, Kec. Tepus Kab. Gunungkidul merupakan kawasan konservasi tanaman buah lokal dan kayu keras asli di wilayah Gunungkidul. Dalam rangka mendukung upaya konservasi tersebut, dibentuk Kelompok Tani Wanita (KTW) Sari Indah untuk mengelola kawasan Taman KEHATI tersebut. Kawasan Taman KEHATI memiliki karakter yang unik dan khas karena terletak pada ekosistem kart.

Saat ini taman KEHATI memiliki lebih dari 70 janis tanaman. Beberapa tanaman khas Gunungkidul yang ditanam di taman KEHATI antaralain srikaya, mlinjo dan jambu mete. Salah satu tanaman menjadi menjadi Identitas kabupaten Gunungkidul yaitu Nangka (Artocarpus heterophyllus) juga ada di kawasan tersebut. Tanaman yang ada di taman KEHATI merupakan tanaman hasil penanaman oleh kelompok maupun tanaman asli. Sampai saat ini kendala yang dihadapi kelompok adalah bagaimana memperbanyak tanaman yang ada. Sehingga diperlukan pengetahuan tentang perbanyakan tanaman yang ada di taman KEHATI.

Minggu, 18 Februari 2017  Yayasan Kanopi Indonesia mengadakan Pelatihan Pembibitan Tanaman di Taman KEHATI Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Peserta pelatihan adalah KWT Sari Indah yang merupakan kelompok pengelola taman KEHATI. Pelatihan diadakan di pendopo pertemuan di taman KEHATI bajo. Sekitar 40 peserta anggota kelompok  mengikuti pelatihan pembibitan tanaman. Peserta mengikuti pelatihan pembibitan beberapa tanaman dengan antusias. Pada pelatihan ini, peserta diberi pengenalan dan praktek cara perbanyakan tanaman dengan beberapa metode pembibitan.

Pembibitan tanaman pada dasarnya dapat dilakukan secara generatif (menggunakan biji) atau vegetatif (bagian tanaman selain biji, seperti stek, cangkok, okulasi atau sambung). Dengan teknik pembibitan yang baik maka akan diperoleh bibit yang berkualitas. Dalam pelatihan ini dijelakan bagaimana pemilihan bibit, penyemaian hingga perawatan bibit. Sumber biji untuk pembibitan berasal dari tanaman yang ada di taman KEHATI dan tanaman asli Gunungkidul. Pohon dewasa yang telah berbuah dan memiliki keunggulan dapat dijadikan sebagai pohon induk yang akan dilakukan pengunduhan benihnya untuk kegiatan pembibitan.

Pada pelatihan ini peserta mempraktekkan perbanyakan dengan sistem cangkok. Penggunaan sistem cangkok ini bertujuan untuk mendapat bibit tanpa harus menunggu adanya biji dari tanaman. Mencangkok merupakan proses untuk memperbanyak bakal tanaman baru dengan cara menumbuhkan akar pada bagian cabang batang tanaman berkambium yang dicangkok . Pembibitan dengan cara dicangkok hanya dapat dilakukan pada jenis tanaman berkayu dan berkambium.

Pelatihan ini disampaikan langsung oleh Bapak Musimin. Bapak Musimin merupakan anggota Kelompok Tani Ngudi Makmur di Turgo Merapi. kelompok tani Ngudi Makmur saat ini telah berhasil membibitkan beberapa tanaman hutan yang ada di sekitar Gunung Merapi. Kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk terjadinya pertukaran informasi antar kelompok ini dan diharapkan bisa mensukseskan kegiatan pembibitan.

Pelatihan pelatihan pembibitan tanaman ini diselanggarakan dengan tujuan agar kelompok dapat secara mandiri dalam membibitkan tanaman. Bibit tanaman yang dihasilkan kelompok selanjutnya ditanam di kawasan Taman KEHATI dan tempat lain di Gunungkidul. Pelatihan ini diselenggarakan atas dukungan Yayayasan KEHATI dan PT. Martina Berto Tbk.