Image 2Kanopi Indonesia adalah sebuah lembaga swadya masyarakat yang bergerak dalam bidang lingkungan. Fokus kegiatan yang dilakukan  Kanopi Indonesia adalah bidang Keanekaragaman hayati. Lembaga ini memiliki misi  utama untuk melestarikan kekayaan alam Indonesia khususnya keanekaragaman hayati melalui penelitian, pendidikan lingkungan dan diseminasi informasi. Sejak Bulan Januari  sampai  Agustus 2008, Kanopi Indonesia akan melakukan serangkaian kegiatan kampanye konservasi di Sub DAS Blongkeng lereng barat Gunung Merapi. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah event budaya dengan tema konservasi keanekaragaman hayati dalam budaya masyarakat lereng barat Merapi.

Gunung Merapi yang letaknya di perbatasan propinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki peranan penting dalam menyokong kehidupan di kedua wilayah tersebut. Sistem hidrologi maupun ekologi Gunung Merapi memiliki keterkaitan dengan sistem  budaya, dan ekonomi masyarakat. Secara turun temurun kebudayaan  masyarakat di sekitar Merapi  telah memiliki adaptasi  alam Merapi. Hingga tercapai sebuah hubungan yang harmonis antara masyarakat dan alamnya.

Bentuk kearifan lokal yang mengandung makna pelestarian alam banyak ditemukan dalam  budaya masyarakatnya. Adat merti bumi  yang setiap tahun dilaksanakan masyarakat di lereng Gunung Merapi adalah sebuah bentuk penghormatan terhadap alam sebagai sumber penghidupan mereka. Falsafah hamamayu hayuning bawono adalah gambaran tentang nilai luhur budaya jawa tentang kelestarian. 

Di alam modern seperti  sekarang ini, arus  globalisasi telah menjamah semua lini kehidupan. Pengaruh  barat dengan sistem kapitalisnya telah memaksa semua untuk bersikap  materialistis . Tak dipungkiri  budaya ini jugatelah menjangkiti masyarakat kita. Hal ini nampak dalam pengelolaan sumberdaya alam Merapi yang cenderung distruktif . .

Lereng barat Gunung Merapi di  Kabupaten Magelang merupakan  kawasan  penyangga air yang  penting  di DAS Progo. Kawasan  hutan yang seharusnya di jaga justru terus menyempit akibat kegiatan logging dan konversi lahan untuk pertambangan maupun pertanian yang tak terkendali.

Pola pemanfaatan kekayaan sumber daya alam Gunung merapi secara lestari  yang lama dikenal masyarakat ternyata perlahan tergantikan oleh pola pemanfaatan yang bersifat instan dan distruktif. Hal ini secara perlahan telah menjauhkan hubungan afeksi  masyarakat terhadap  alamnya. Bentuk-bentuk kearifan lokal yang luhur  mulai luntur akibat  masuknya budaya materialis, konsumtif, individualis.

Kenyataan ini  meggugah nurani untuk mempertanyakan sampai kapankah alam Merapi ini   mampu mencukupi kebutuhan air kita, dapatkah hutan Merapi yang kita saksikan ini bisa  lestari sampai   anak cucu kita nanti. Siapa yang harus menjaga alam Merapi ini selain kita sendiri.

Harus diakui  sistem budaya masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem  Merapi. Budaya Merapi  dengan kearifan lokalnya  merupakan kunci yang harus di pegang untuk menjaga ekosistem Merapi. Karena budaya Merapi memang sebuah adaptasi masyarakat untuk bisa hidup berdampingan dengan alam secara harmonis. Melalui kegiatan event budaya  ini, diharapkan dapat memupuk kembali kecintaan kepada  budaya masyarakat lereng barat Merapi  yang  memiliki nilai-nilai luhur  untuk  hidup  harmonis dengan alam.

Berikut ini adalah beberapa dokumentasi foto dalam acara “Kirab budaya dengan tema keanekaragaman hayati  Merapi” dan Sarasehan dengan tema” keselarasan budaya dan alam Merapi”

 

 

 

 

 

 

Nama kegiatan :
Kurmat  Alam  Merapi.

Tema kegiatan:
Keselarasan budaya dan kelestarian  alam Merapi

Tujuan kegiatan:
Meningkatkan kepedulian dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya dan ekosistem merapi yang lestari.

Sasaran kegiatan:
Sasaran  kegiatan ini adalah :

  1. Masyarakat di lereng barat Gunung  Merapi
  2. Siswa sekolah.

Pembicara :

  1. Prof.  DR. Damardjati Supajar.
  2. Rm.   Kirjito
  3. Nanang Budiyanto (Pekerja konservasi).

Bentuk kegiatan:

1. Kirab  budaya dengan tema keanekaragaman hayati  Merapi

Kirab ini menggambarkan kekayaan sumberdaya alam Merapi baik yang hayati maupun non hayati, baik  flora-fauna, air, udara,  tanah, pasir, batu, bahkan  lahar Merapi. Kekayaan ini menjadi suatu hal yang menyatu dalam masyakat lereng barat Merapi. Sehingga kelestarian alam Merapi merupakan kunci kemakmuran masyarakat lereng barat Merapi. Kegiatan ini melibatkan kelompok kesenian setempat , masyarakat dan anak sekolah.

2. Sarasehan dengan tema” keselarasan budaya dan alam Merapi”

Kegiatan ini berupa dialog interktif  yang akan dipandu oleh seorang moderator. Tema yang akan diangkat dalam sarasehan ini adalah peran budaya Merapi dalam Konservasi alam. Di tengah sarasehan  ditampilkan pentas  dari berbagai bentuk kesenian.

 

 

 

Jogja Site Visit 2010 (Reuni Kecil di Lereng Selatan Gunug Merapi)

Kampanye Peduli Elang Jawa

Dokumentasi Kampanye Bangga Konservasi di Lereng Barat Gunung Merapi, Magelang, Jawa Tengah

Workshop Volunteer Yayasan Kanopi Indonesia 2009

Habitat Elang Ular Bido (Spilornis cheela-bido Horsfield, 1821) Di Zona Pegunungan Seribu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah istimewa Yogyakarta

Kekayaan Jenis Satwa Indonesia

Jogja Green Festival

Pentas Wayang Kardus - Generasiku Lestarikan Merapiku

“Ketut” Brontok Yang Kembali Bebas

Wayang Kardus, Salah Satu Alternatif Kampanye dan Pendidikan Lingkungan

Penemuan Elang Brontok Spizaetus cirrhatus di Tepus, Gunung Kidul dan Rencana Tindak Lanjut

Pendampingan masyarakat Kelompok Tani Tanaman Hias Glagaharjo, Cangkringan, Sleman

Rehabilitasi Hutan Gunung Merapi

ToT Facilitator for Environmental Education Yayasan Kanopi Indonesia

Keanekaragaman Herpetofauna di Turgo-Plawangan, Gunug Merapi, Yogyakarta

Keanekaragaman Jenis Burung Di Sekitar Mata Air Turgo-Plawangan Taman Nasional Gunung Merapi

Menelusuri Jejak Air (Berwisata ke Desa Ngargomulyo, Lereng Barat Merapi, Magelang)

TNGMBC 2008 (Taman Nasional Birding Competition 2008)

Pemetaan dan Pendataan Potensi Kehati di Lereng Selatan Gunung Merapi

Kurmat Alam Merapi (Konservasi keanekaragaman hayati dlam budaya masyarakat lereng Barat Merapi)

Gerakan Tanam Pohon dalam rangka menyambut Hari Bumi

Kampanye Bangga Konservasi di Lereng Selatan Gunung Merapi

Hari Bumi (Hitungan Mundur Menuju Kepunahan)

Ngargomulyo, Desa Lestari di Lereng Barat Merapi, Magelang

Setitik Usaha Mempertahankan Sumber Kehidupan