Secara umum masyarakat Glagaharjo adalah peternak sapi perah. Hampir seluruh pendapatannya berasal dari sapi perah dan pembuatan arang. Pendapatan rumah tangga ini dirasa sangat minim. Rata-rata sapi perah yang dimiliki oleh masyarakat sebanyak 2-3 ekor dengan susu yang dihasilkan sebanyak 20-25 liter per hari. Adapun harga susu per liternya berkisar Rp 2.500,-.
Adapun untuk pemenuhan pakan ternaknya mereka memerlukan sekitar 40-50 kg rumput per ekor sapi per harinya dan pakan konsentrat. Rumput ini pada umumnya diambil dari kawasan Gunung Merapi. Sedangkan dari hasil penjualan arang hasil yang didapat sekitar Rp 40.000,- per karung. Tiap kali membuat arang dihasilkan 4-6 karung dengan menebang pohon diameter 15-30 cm sebanyak 4-5 pohon. Pohon yang digunakan juga diambil dari sekitar kawasan Gunung Merapi.
Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat bergantung dari sumber daya yang ada di kawasan Gunung Merapi, terutama untuk pendapatan rumah tangga mereka. Ketergantungan tersebut seringkali menjadi eksploitasi. Oleh karena itu untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap konservasi, maka Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Jawa bekerjasama dengan Kanopi Indonesia mengembangkan alternatif pendapatan lain, yakni berupa pengembangan tanaman hias dan mengembangkan demplot konservasi dan edukasi.
Kerja sama antara kelompok masyarakat dengan pengusaha / pemasar tanaman hias telah terbentuk, dan untuk memantapkan hubungan itu diperlukan peningkatan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas dalam budidaya tanaman hias. Untuk hal ini selain faktor teknis, terdapat pula faktor-faktor non teknis yang perlu disikapi. Oleh karena itu perlu dilaksanakan pendampingan di tingkat kelompok masyarakat secara intensif.
Beberapa kendala di masyarakat yang dijumpai selama kegiatan pendampingan yang telah dilakukan adalah :
Maksud dan tujuan
Maksud dan tujuan dari program pendampingan ini adalah untuk menjaga dan meningkatkan motivasi anggota kelompok tani yang telah dibina sebelumnya, agar kegiatan budidaya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mandiri. dengan tujuan jangka panjang dari rangkaian program untuk memotivasi masyarakat untuk secara aktif berperan serta dalam pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dalam area yang terbatas.
Dalam program ini dilaksanakan beberapa mekanisme untuk meningkatkan motivasi dan kebanggaan masyarakat terhadap apa yang telah mereka lakukan dan miliki, yaitu dengan :
Adapun beberapa rangkaian legiatan yang telah dan akan dilakukan diantaranya:
Serangkaian pertemuan dengan jadwal sebulan sekali akan dilaksanakan di masyarakat, dengan memanfaatkan event pertemuan yang telah ada dan berjalan di masyarakat. Jumlah pertemuan dapat ditambah sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pertemuan akan lebih membahas isu-isu pengelolaan site dan persiapan menerima kunjungan
Jogja Site Visit 2010 (Reuni Kecil di Lereng Selatan Gunug Merapi)
Dokumentasi Kampanye Bangga Konservasi di Lereng Barat Gunung Merapi, Magelang, Jawa Tengah
Workshop Volunteer Yayasan Kanopi Indonesia 2009
Kekayaan Jenis Satwa Indonesia
Pentas Wayang Kardus - Generasiku Lestarikan Merapiku
“Ketut” Brontok Yang Kembali Bebas
Wayang Kardus, Salah Satu Alternatif Kampanye dan Pendidikan Lingkungan
Penemuan Elang Brontok Spizaetus cirrhatus di Tepus, Gunung Kidul dan Rencana Tindak Lanjut
Pendampingan masyarakat Kelompok Tani Tanaman Hias Glagaharjo, Cangkringan, Sleman
Rehabilitasi Hutan Gunung Merapi
ToT Facilitator for Environmental Education Yayasan Kanopi Indonesia
Keanekaragaman Herpetofauna di Turgo-Plawangan, Gunug Merapi, Yogyakarta
Keanekaragaman Jenis Burung Di Sekitar Mata Air Turgo-Plawangan Taman Nasional Gunung Merapi
Menelusuri Jejak Air (Berwisata ke Desa Ngargomulyo, Lereng Barat Merapi, Magelang)
TNGMBC 2008 (Taman Nasional Birding Competition 2008)
Pemetaan dan Pendataan Potensi Kehati di Lereng Selatan Gunung Merapi
Kurmat Alam Merapi (Konservasi keanekaragaman hayati dlam budaya masyarakat lereng Barat Merapi)
Gerakan Tanam Pohon dalam rangka menyambut Hari Bumi
Kampanye Bangga Konservasi di Lereng Selatan Gunung Merapi
Hari Bumi (Hitungan Mundur Menuju Kepunahan)