+628112959964
yayasankanopiindonesia@gmail.com | kanopi-indonesia@yahoo.com

Bersama-sama Hijaukan Lereng Selatan Gunung Merapi (Yogyakarta)

Mengembangkan Pemanfaatan Lestari Keanekaragaman Hayati Indonesia Dengan Penelitian, Pendidikan dan Diseminasi Informasi

Bersama-sama Hijaukan Lereng Selatan Gunung Merapi (Yogyakarta)

Sabtu 12 Nopember 2011 menjadi akhir pekan yang sangat istimewa di Lereng Selatan Gunung Merapi. Lebih dari 300 orang berkumpul untuk melakukan kegiatan yang tidak pernah mereka lakukan di akhir pekan. Mulai dari dinas-dinas propinsi Yogyakarta  dan Kabupaten Kota, Camat beserta jajarannya, Dimas Diajeng Kota Yogyakarta sampai dengan mahasiswa, organisasi kepemudaandan pelajar SMA serta masyarakat  berbaur menjadi satu di Turgo.Bersama Universitas Terbuka  Menanam Pohon, Merintis Masa Depan,

Pembukaan acara penanaman pohon di Dusun Turgo, Lereng Selatan Gunung Merapi

Tepat jam sembilan pagi disambut oleh 7 (tujuh) elang yang terbang diatas tempat berkumpulnya masa, kegiatan dibuka oleh Ketua LPPM Universitas Terbuka Bapak Agus Joko Purwanto yang datang langsung dari Jakarta.Kegiatan penanaman yang merupakan kerjasama Yayasan Kanopi Indonesia dan Universitas Terbuka yang mengambil tema “Menanam Pohon, Merintis Masa Depan” di Yogyakarta ini merupakan start awal dari rangkaian penanaman yang dilakukan di 4 (empat) lokasi di Pulau Jawa yaitu Bandung, Purwokerto, Yogyakarta dan Surakarta.

Sambutan bapak Agus Joko Purwanto Ketua LPPM Universitas Terbuka

Dalam sambutannya bapak Agus Joko Purwanto menyatakan komitmen Universitas Terbuka dalam kegiatan-kegiatan lingkungan dimasa yang akan datang.

Setelah resmi dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman dilokasi tanam yaitu di Alas Bingungan yang merupakan lokasi bekas letusan Merapi tahun 1994. Jauhnya lokasi penanaman yang terletak di balik Bukit Turgo tidak menyurutkan semangat peserta untuk menanam. Setelah kurang lebih dua jam perjalanan, melewati bukit dan tebing Merapi, peserta sampai dilokasi penanaman. Penanaman dimulai oleh Bapak Agus Joko Purwanto sebagai perwakilan Universitas Terbuka kemudian dilanjutkan oleh tamu-tamu undangan dan diikuti peserta lainnya. Pemandangan Gunung Merapi didepan mata peserta penanaman membuat peserta semakin bersemangat menanam.

Kegiatan penanaman yang dilakukan Yayasan Kanopi Indonesia ini terutama yang dilakukan di Yogyakarta dan Surakarta dilaksanakan di gunung Merapi dengan menanam kurang lebih 15 jenis tanaman lokal atau asli Merapi dan tanaman yang sudah langka di Merapi. Beberapa diantaranya adalah puspa, buni, trembelu, preh, bambu, dan aren. Tanaman lokal/asli menjadi fokus penanaman karena sudah mulai berkurangnya jumlah tanaman asli di Merapi dan banyaknya hutan yang rusak karena ditanami tanaman yang bukan merupakan tanaman asli daerah tersebut.

“Walaupun harganya lebih mahal karena tidak banyak yang membibitkan dan sulitnya proses pembibitan tanaman asli, Kami tetap melakukan penanaman dengan jenis-jenis tanaman asli Merapi. Dengan tanaman asli yang ditanam, diharapkan dapat mengembalikan kondisi Merapi mendekati aslinya, sehingga komponen keanekaragaman hayati baik flora dan fauna yang memanfaatkan pohon sebagai habitatnya serta iklim mikro yang terbentuk di Merapi dapat pulih kembali dan tetap lestari” kata Ma’ruf Direktur Yayasan Kanopi Indonesia

Selain itu dalam kegiatan ini juga menanam beberapa tanaman produksi yang diinginkan oleh masyarakat Turgo yaitu cengkeh dan kopi. Kedua jenis tanaman ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif ekonomi bagi masyarakat Turgo juga sebagai hadiah bagi masyarakat yang nantinya akan berpartisipasi aktif merawat tanaman hutan disekitar mereka.

Kegiatan penanaman di Yogyakarta ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada kurang lebih 150 pelajar SMA dari SMA N 1 Ngaglik Sleman, SMA N 1 Pakem Sleman, SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, SMA 3 PIRI Yogyakarta oleh ketua LPPM Universitas Terbuka Bapak Agus Joko Purwanto.

Galery

 

Comments are closed.

Translate »