+628112959964
yayasankanopiindonesia@gmail.com | kanopi-indonesia@yahoo.com

Satu Milyar Pohon Bersama UT

Mengembangkan Pemanfaatan Lestari Keanekaragaman Hayati Indonesia Dengan Penelitian, Pendidikan dan Diseminasi Informasi

Satu Milyar Pohon Bersama UT

Part 2 # Kegiatan Ceremonial Penanaman Pohon

Segulung kabut tipis menggelitik ingatan akan sebuah kalimat dari empunya bangsa Indonesia….”Berikan aku 10 pemuda, akan kubangun Indonesia”…..seakan tak ingin kalah ingin ku teriakan “Berikan aku 10 pemuda, maka akan kuhijaukan Indonesia”….

Sebuah angan yang akan kutanam sedalam bumi, dan tumbuh setinggi langit….sesuai harapan kami Yayasan Kanopi Indonesia untuk semua bibit pohon yang telah kami tanam dengan bantuan tangan-tangan sang dermawan.

Di bulan Oktober 2013 ini kembali Kanopi Indonesia memiliki kegiatan besar bersama Universitas Terbuka (UT), yaitu kegiatan ceremonial penanaman yang merupakan acara puncak dari program penghijauan bantuan sosial UT. Kegiatan ceremonial penanaman mangrove dilaksanakan di Wonorejo, Surabaya yang bekerjasama dengan kelompok tani Trunodjoyo pada tanggal 20 Oktober 2013 dan dilanjutkan dengan ceremonial penanaman pohon hutan di Puncak, Bogor bekerjasama dengan YAPEKA pada tanggal 24 Oktober 2013.

Minggu, 20 Oktober 2013 acara ceremonial penanaman dimulai pada pukul 08.00 pagi. Pada kesempatan ini hadir pula rombongan dosen dan staff  UPBJJ Surabaya serta UT Pusat, Dinas Pertanian Surabaya, dinas PU Bina Marga dan Pematusan, dan Lurah Wonorejo. Selain dari pemerintahan, hadir pula siswa sekolah dari SMP 30 Surabaya. Sebelum dilaksanakan penanaman oleh semua undangan, beberapa pihak seperti Kanopi Indonesia, UT, pemerintah kota Surabaya dan pihak Trunodjoyo memberikan sambutan dan arahan. Dalam sambutannya, Universitas Terbuka yang di wakili oleh Bapak Agus Santoso menjelaskan sedikit bahwa program ini merupakan partisipasi aktif dari Universitas Terbuka dalam program pemerintah “Penanaman 1 Milyar Pohon” dari Pemerintah. Melalui kegiatan penanaman yang telah dilakukan selam 3 tahun ini, Universitas Terbuka telah menanam kurang lebih 400 ribu bibit, dan telah memilik 11 site kegiatan. Diharapkan dengan semakin banyaknya site Universitas Terbuka yang dimiliki, semakin berkembang juga untuk UPBJJ yang ada di site tersebut untuk berkegiatan dengan menggandeng mitra yang ada.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Universitas Terbuka untuk undangan dari pihak sekolah, kemudian diteruskan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi untuk memulai penanaman bibit mangrove jenis Bruguiera gymnorrhiza. Penanaman bibit oleh pihak UT dan pemerintah dilakukan didekat lokasi ceremonial, sedangkan para siswa sekolah menanam bibit di sepanjang Sungai Avur menggunakan perahu milik kelompok Trunodjoyo. Meski panas terik matahari Surabaya sangat menyegat, semua peserta melakukan kegiatan penanaman ini dengan bersuka cita. Diiringi canda tawa sumingrah dengan sedikit bermain lumpur, akhirnya penanaman selesai juga.

 Selarik angin hangat membawa harapan seluruh penghuni ekosistem mangrove di Sungai Avur, supaya kelak bibit yang telah ditanam ini mampu tumbuh besar menjadi penjaga yang kokoh bagi keberlangsungan ekosistem ini kedepannya.

 Jika ceremonial penanaman mangrove Surabaya punya cerita, maka tidak kalah hebatnya cerita ceremonial penanaman mangrove di Telaga Saat, Puncak, Bogor. Jika di Surabaya ada Trunodjoyo yang punya gawe, maka penanaman di Bogor kali ini ada YAPEKA sebagai tim pelaksana. Acara ceremonial dilakukan siang hari menjelang sore pada tanggal 24 Oktober 2013. Upacara kali ini dari pihak UT langsung dihadiri oleh Rektor UT sendiri dan UPBJJ Bogor, KLH, KTH Cibulao dan KTH Cikoneng, SDN Cikoneng dan SMP N Cikoneng dan undangan lain seperti Yayasan Badak Indonesia, Perkebunan Teh Ciliwung dan Banten Wildlife.

Penanaman kali ini dilakukan di hulu Sungai Ciliwung, merupakan sumber air utama untuk daerah Jakarta dan Bogor. Kawasan ini juga merupakan kawasan penting untuk jenis satwa endemik yang dilindungi oleh negara, yaitu elang jawa (penjelmaan lambang garuda pancasila), macan kumbang, dan owa jawa. Lokasi kegiatan ini juga merupakan jalur lintasan raptor migran yang datang pada bulan dan musim tertentu. Diharapkan program penanaman ini dapat memperbaiki kondisi hutan yang telah tergeser oleh perkebunan teh, dengan membangun koridor tanaman hutan sepanjang perkebunan.

 Sebanyak 12.500 bibit akan ditanam di blok Cibulao dan 12.500 bibit di blok Cikoneng. Dalam sambutannya, Rektor UT memaparkan bahwa untuk menyukseskan program penanaman 1 milyar pohon yang dicanangkan pemerintah bisa dilakukan secara mandiri dimulai dari 1 pohon dan dari diri sendiri. “Menanam 1 milyar pohon, masih belum sukses jika kurang 1 pohon.” Kurang lebih 200 bibit telah selesai ditanam untuk kegiatan pencanangan program Pengabdian Masyarakat Bantuan Sosial Penanaman Pohon Universitas Terbuka tahun 2013. Penanaman pohon serentak dilakukan oleh semua peserta baik dari sekolah, mahasiswa UT maupun masyarakat setelah penanaman simbolis oleh tamu undangan.

Celoteh riang siswa-siswi saat menanam terdengar hangat di sela-sela dinginnya udara puncak yang tertutup mendung. Beberapa siswa dibantu oleh Ibu Tian (Rektor UT) dalam mencontohkan cara menanam yang benar. Selintas terbayang jargon penanaman kali ini, “Hijaukan Bumimu Demi Masa Depanmu”, benar-benar suasasana yang kontras saat para generasi muda mulai ikut menggalakkan kegiatan penghijauan.

 

 

Translate »