+628112959964
yayasankanopiindonesia@gmail.com | kanopi-indonesia@yahoo.com

Mengenang Mbah Karto Sariyan, Pelestari Mangrove Kelurahan Kutawaru, Cilacap

Mengembangkan Pemanfaatan Lestari Keanekaragaman Hayati Indonesia Dengan Penelitian, Pendidikan dan Diseminasi Informasi

Mengenang Mbah Karto Sariyan, Pelestari Mangrove Kelurahan Kutawaru, Cilacap

Sejak tahun 2016 Yayasan Kanopi Indonesia bekerja sama dengan PT. Pertamina (Persero) Depot LPG Cilacap melakukan program pengelolaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati di Cilacap. Fokus utama program tersebut yaitu penghijauan di area pesisir dan lahan basah dengan melakukan kegiatan penanaman mangrove di area Jagapatih, Kutawaru. Ketertarikan Yayasan Kanopi Indonesia dan Depot LPG Cilacap berawal dari potensi mangrove di Segara Anakan yang masih belum tergarap dengan optimal. Selain itu, keberadaan masyarakat yang peduli terhadap kelestarian mangrove juga menjadi alasan penting pemilihan lokasi tersebut. Adalah Mbah Karto Sariyan atau yang akrab dipanggil Mbah Karto merupakan salah satu tokoh yang gigih berjuang dalam melestarikan mangrove di Kutawaru. Beliau melestarikan mangrove sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu.

Beragam jenis tanaman mangrove di tanam di lahan pribadi maupun lahan garapan Perhutani yang ia garap. Beliau berharap akan mewariskan alam yang lestari pada generasi masa mendatang. Berkat kegigihan beliau, pada tahun 2017 dibentuklah Kelompok Masyarakat Pelestari Mangrove Sida Asih di Jagapatih – Kutawaru. Kegiatan mulai dari pembibitan, penanaman hingga monitoring mangrove kerap dilakukan oleh anggota kelompok dengan didampingi oleh Yayasan Kanopi Indonesia dan Pertamina Depot LPG Cilacap.

Pada tanggal 25 Oktober pukul 22.00 WIB Mbah Karto menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Islam Fatimah – Cilacap pada usia 85 tahun. Selamat jalan Mbah Karto. Warisan alam lestari yang engkau impikan akan kami lanjutkan.

 

Translate »