Menjaga Air

Sebanyak 71% bumi berupa air lautan dan 29% berupa daratan. Sedangkan persentase air laut di bumi mendominasi pada angka 97,2% dan 2,8% merupakan air tawar yang ada di daratan, sungai, danau air tawar, dan berbentuk es maupun gletser. Tak mengherankan bahwa manusia membutuhkan usaha ekstra untuk mendapatkan air minum yang bersih, terutama bagi yang bermukim di daerah minim air.

Tema Hari Air
Sedunia tahun 2019 adalah “Water For All : Leaving No One Behind” yang merupakan intepretasi dari Sustainable Development Goals 6 yaitu memastikan ketersediaan air dan manajemen yang berkelanjutan akan air dan sanitasi yang layak untuk masyarakat di seluruh penjuru dunia pada tahun 2030. Tema tersebut berarti bahwa air bersih dan aman serta sanitasi yang layak sudah seharusnya diperuntukkan bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia tanpa terkecuali. Bahkan pada tahun 2010, Perserikatan Bangsa Bangsa menyatakan bahwa mendapatkan air minum yang bersih dan aman serta sanitasi yang layak merupakan hak asasi manusia.

Akses masyarakat terhadap air bersih yang aman dan sanitasi yang layak belum merata di seluruh dunia. Beberapa faktor yang mempengaruhi sulitnya masyarakat untuk mendapatkan air bersih dan sanitasi yang layak yaitu kerusakan lingkungan, dampak perubahan iklim, pertumbuhan populasi, konflik, status sosial, migrasi, dan lain sebagainya. Kerusakan lingkungan sangat berpengaruh pada ketersediaan air minum yang bersih dan aman konsumsi. Sebagai contoh alih fungsi lahan pertanian menjadi area pemukiman akan mengurangi area resapan air hujan (Fitri & Ulfa, 2015). Terlebih lagi alih fungsi hutan yang dijadikan lahan jenis lainnya, akan mengurangi area resapan air hujan dan mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air.

  1. Hemat penggunaan air : menghemat penggunaan air bersih dapat dilakukan dengan cara menutup kran air ketika tidak digunakan. Misalnya saat mencuci piring, mencuci kendaraan, atau saat mandi.
  2. Meningkatan resapan air : salah satu cara meningkatkan resapan air ke dalam tanah yaitu dengan membuat lubang biopori.
  3. Mengurangi penggunaan bahan kimia : bahan-bahan kimia yang masuk ke dalam aliran air akan mencemari air bersih. Bahan-bahan kimia yang dapat mencemari air misalnya pestisida kimia, pupuk
    kimia, limbah rumah tangga, dll.  
  4. Menjaga daerah resapan air : banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga daerah resapan air, di antaranya menanam pohon di area resapan air.
  5. Memusnahkan bahan berbahaya dengan cara yang tepat: bahan berbahaya yang dimaksud di antaranya adalah limbah baterai, limbah medis, maupun limbah buangan pabrik. Pengelolaan sampah dengan bahan berbahaya yang salah dapat mencemari air dan tanah.
  6. Berpartisipasi dalam pemberdayaan kelompok masyarakat.
  7. Ikut serta dalam penyadartahuan pentingnya air : kita dapat memulai dengan sosialisasi kepada anak-anak sekolah, tetangga, maupun kelompok masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga
    dan mengelola air bersih.
  8. Menggunakan kembali air : untuk menghemat penggunaan air dapat dilakukan dengan menggunakan kembali air yang sudah dipakai. Sebagai contoh, air cucian beras dapat dikumpulkan untuk menyiram
    tanaman. Membuat tampungan air hujan/rain water harvesting juga merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan nilai manfaat air hujan.
  9. Berpartisipasi dalam usaha membersihkan air : misalnya dengan turut serta kegiatan bersih sungai maupun kegiatan lingkungan lain yang bertujuan untuk menjaga kebersihan air dan menjaga daerah resapan air.
  10. Menggunakan kembali barang yang pernah digunakan: menggunakan kembali barang dengan bahan yang sulit terdegradasi akan meminimalkan sampah yang kemungkinan besar akan terbuang ke sungai maupun laut, sehingga akan turut menjaga daerah aliran air bebas dari polusi.

Sumber :

Fitri, A. & A. Ulfa. 2015. Perencanaan Penerapan Konsep Zero run-off dan Agroforestri Berdasarkan Kajian Debit Sungai di Sub DAS Belik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota vol. 26, no. 3, hlm. 192-207.

Kementerian Kesehatan RI. 2018. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2017.

Martin, M.J. 2018. Ten Ways to Keep Our Water Clean Globally. www.homeguides.sfgate.com  diakses 26 Maret 2019.

Mullen, Kimberly. Informations of Earth Water. www.ngwa.org diakses 26 Maret 2019.

 

Teks oleh Nurina I./Yayasan Kanopi Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *