Rehabilitasi Lahan Kritis DAS Oyo Desa Selopamioro Imogiri.

Meningkatnya kerusakan hutan dan kawasan resapan air Daerah Aliran Sungai (DAS), disebabkan daya dukung dan daya tampung lingkungan semakin berkurang dengan bertambahnya jumlah penduduk. Untuk mencegah dan mengurangi kerustelah DAS, maka diperlukan peran aktif semua komponen baik masyarakat, akademis, perusahaan swasta maupun BUMN untuk melakukan upaya pelestarian dan pengelolaan sumber daya melalui penanaman pohon.

Penyerahan bibit tanaman secara simbolis dari PT. Pertamina TBBM Rewulu.

Pada tanggal 12 Februari 2019 Yayasan Kanopi Indonesia melaksanakan kegiatan penanaman pohon di DAS Oyo. Kegiatan ini melibatkan PT. Pertamina (Persero) TBBM Rewulu, PEMDES Selopamioro, dan Kelompok Sadar Wisata Jembatan Siluk Edukasi dan murid dari SD Siluk. Sebanyak 5500 pohon ditanam di sekitar lahan kritis DAS Oyo yang meintasi Desa Selopamioro. Jenis tanaman yang telah ditanam merupakan jenis tanaman produksi yang sesuai dengan kondisi di daerah aliran sungai Oyo, seperti gayam, elo, nyamplung, sengon merah, glodokan, bambu ori, kedondong, mangga, pete, klengkeng, cempedak, alpukat, matoa.

Menanam bibit pohon bersama anak SD Siluk

Penanaman tanaman produksi untuk masyarakat sebagai salah satu alternatif ekonomi serta pemulihan lahan kritis disekitar perkampungan dan daerah aliran sungai. Jenis-jenis tanaman yang ditanam merupakan jenis tanaman yang berakar kuat karena baik dalam penyimpanan air dan akarnya dapat memperkuat tanah. Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No 37 tahun 2012 menyatakan bahwa pengelolaan DAS merupakan upaya manusia dalam mengatur hubungan timbal balik antara sumberdaya alam dengan manusia di dalam DAS dan segala aktifitasnya, agar terwujud kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatnya kemanfaatan sumberdaya alam bagi manusia secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *