“Sedekah Hasil Bumi” Selamatan Bumi Kutawaru 2019

Pada jumat yang lalu, 19 Juli 2019, Kelurahan Kutawaru melaksanakan perhelatan Selamatan Bumi. Acara ini dilaksanakan oleh masyarakat yang berada di Lingkungan II Kelurahan Kutawaru. Total RT yang menjadi penyelenggara kegiatan ini adalah 16 RT dari 4 RW (RW 4-7). Masyarakat melaksanakan kegiatan ini secara mandiri atau iuran masing-masing RT dengan beberapa donatur dari yang ada di Lingkungan II Kelurahan Kutawaru.

Pembukaan acara malam Selamatan Bumi Kutawaru 2019.

Selamatan Bumi atau Sedekah Bumi rutin dilaksanakan masyarakat Kelurahan Kutawaru. Setiap tahun, masyarakat Kutawaru melaksanakan acara ini pada malam jumat kliwon di bulan april (Dzulhijjah). Di tempat lain, meamng terdapat acara serupa. Tetapi dilaksanakan pada waktu yang berbeda berdasarkan kesepakatan atau kepercayaan masing-masing masyarakat. Kegiatan dilaksanakan sejak pagi hari dengan agenda Ruwat dan pagelaran Wayang Kulit Banyumasan. Malam harinya, juga diadakan hiburan serupa yaitu pagelaran Wayang Kulit Banyumasan dengan lakon yang berbeda.

Masyarakat yang menghadiri malam selamtan Bumi Kutawaru 2019.

Dalam prosesi Ruwat, masyarakat menyembelih seekor kambing dan menguburkan kepala kambing tersebut ke dalam tanah sebagai rasa syukur masyarakat Kutawaru terhadap bumi yang telah memberikan mereka rezeki. Setela itu, ada acara semburan dan doa bersama yang dilanjutkan dengan membagikan hasil bumi kepada masyarakat yang hadir. Sebagai penutup acara siang hari, digelar Wayang Kulit Banyumasan hingga jam 3 siang. Acara wayang sempat berhenti sejenak untuk melaksanakan sholat jumat.

Pagelaran wayang oleh Ki Sugiyoni Siswo Carito

Pada malam harinya, dilaksanakan Malam Resepsi Selamatan Bumi Tahun 2019. Agenda malam respesi yaitu pelaporan keuangan dan acara oleh pihak panitia. Setelah pelaporan, masyarakat disuguhkan dengan hiburan Wayang Kulit Banyumasan. Pagelaran wayang dipimpin oleh Ki Dalang Sugiyono Siswo Carito yang telah terkenal di Cilacap. Alunan musik tradisional gamelan dan suara merdu para sinden mengiringi lakon yang dimainkan oleh Ki Dalang Sugiyono Siswo Carito. Pagelaran wayang rampung beberapa saat sebelum waktu shubuh.

Wahana bermain untuk anak-anak

Tidak hanya acara wayang, terdapat berbagai hiburan lainnya. Ada penjual makanan tradisional dan pernak-pernik lainnya. Bahkan anak-anak juga dapat merasakan acara tersebut dengan adanya wahana permainan anak-anak dan jajanan anak tradisional di sepanjang jalan menuju pagelaran wayang. Dari acara ini, diharapkan semua bagian dari masyarakat seperti anak-anak dan remaja juga dapat menikmati acara yang dilaksanakan setiap tahun ini. Selain itu, dapat juga dijadikan daya tarik tersendiri bagi Kelurahan Kutawaru untuk dikunjungi wisatawan dari luar daerah.

Oleh: Fajrin/Kanopi Indonesia dan Sutiyono/Kutawaru

(Dokumentasi: Fajrin/Kanopi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *